Monday, May 29, 2017

Skandal AW101 (3): Kenapa pemerintah harus menuntut REFUND

Credits: Widodo S. Jusuf / ANTARA / POOL / 17
MSN-50248 - barang bukti transaksi illegal tanpa seijin pemerintah, atau DPR
(Widodo S. Jusuf/ANTARA/POOL/17)
Sebagaimana dilaporkan dalam Detik News, dari hasil penyelidikan bersama antara Kepolisian, BPK, PPATK, KPK, dan TNI sendiri, kasus AW101 akhirnya secara resmi dinyatakan sebagai kasus korupsi alutsista, dengan penetapan tiga tersangka.

Dengan demikian, kasus AW101 yang sudah kekacauannya memuncak sejak Januari-2017 yang lampau, walau sebenarnya sudah dimulai dari sejak November-2015, sudah semakin mendekati babak final. 

Hanya saja.... belum ada yang berani menyebut, apakah yang akan bisa kita lakukan dengan unit MSN-50248 yang sekarang disegel di salah satu hanggar bandara Halim Perdanakusuma?

Tuesday, May 16, 2017

Su-35 Kommercheskiy vs F-35A Versi Export

Su-35S hard landing in KNAAPO
Damaged F-35 from burnt out engine -- USAF Photo
Menurut versi tulisan Carlo Kopp, dan Peter Goon, yang dituliskan berulang-ulang dalam website terkenal mereka, Ausairpower.net, dan terlalu sering di-copas tanpa pemikiran lebih lanjut ke terlalu banyak artikel blog di Indonesia; F-35 bukanlah tandingan Su-35S.

Yah, Su-35S. Bukan versi export Su-35K yang tersedia untuk negara pembeli lain.

Australia berencana membeli 75 F-35A versi export, dan sudah meneken kontrak untuk 14 pesawat pertama. Entah kenapa, walaupun pengalaman pahit mengoperasikan Su-Kommercheskiy di Sku-11 yang "cinta perbaikan mendalam", pembelian akan selalu lewat perantara yang akan merugikan negara 30%, dan kemungkinan Rosoboron untuk dapat memenuhi persyaratan UU no.16/2012 adalah mustahil.... laporan dari Jane's masih mengkonfirmasikan negosiasi antara Kemenhan, dan Rosoboron mengenai kemungkinan akusisi Su-35K.

Google search; dan hampir semua artikel tentang F-35, kecuali yang sumbernya 100% dari Pentagon, atau Lockheed-Martin, akan selalu mengkritik pesawat ini terlalu mahal, terlalu berbermasalah, dan tidak kunjung selesai. Google search Su-35, dan kebanyakan artikel Barat akan selalu memperbandingkan pesawat efek gentar nihil ini sebagai "reference threat" yang paling mengancam semua AU NATO, apalagi F-35 Lemon II.

Sudah saatnya menyuntikan sedikit realita dalam perbandingan kedua pesawat ber-suffix -35 ini.