Thursday, September 19, 2019

Mendaur Ulang Program Pesawat Tempur Nasional

Fakta: Semenjak 17-Agustus-1945 hingga sekarang, Indonesia BELUM PERNAH membuka program pesawat tempur Nasional, yang didasarkan untuk bisa memenuhi persyaratan berikut:

Perhatikan beberapa persyaratan berikut yang harus dipenuhi dalam kompetisi pesawat tempur Nasional yang berikutnya, agar tidak lagi mengulangi kesalahan-kesalahan fatal yang sama:

Tuesday, July 16, 2019

Mendefinisikan kembali "Generasi Kelima"

Gambar: The Brigade
"Sudah saatnya negara kita membeli pesawat tempur generasi kelima!"

"F-15X hanyalah legacy fighter dari tahun 1970an. Masakan kita harus membeli lebih banyak pesawat generasi keempat, dibandingkan F-35 yang generasi kelima?"
Demikianlah suara-suara yang kerap terdengar. 

Sebenarnya apakah kriteria utama dari apa yang disebut pesawat tempur Generasi Kelima?

Apakah hanya ditentukan oleh fitur Stealth?


Apakah lantas setiap negara menjadi merasa wajib untuk mempergunakan pesawat tempur stealth agar "tidak ketinggalan jaman"?

Ini memasuki topik pertama:

Sunday, April 14, 2019

101 Pertanyaan Fakta v Miskonsepsi ??

Tahun pemilu. Tahun terlalu banyak fakta, bercampur aduk dengan miskonsepsi.

Saatnya untuk kembali menambah lembaran pengetahuan umum, untuk dapat mempersenjatai diri dari para hoaxers.


Video Youtube 15 Negara dengan PDB terbesar di dunia 1970 - 2017 seperti di atas, pertama-tama, membuka lembaran fakta pertama. Ternyata, tolok ukur PDB Indonesia sudah berhasil mencapai Top 15 sejak tahun 2016. Selepas dari banyaknya berita negatif re perekonomian, seperti kenapa kenaikan PDB kita masih dibawah 7%, ternyata performa perekonomian kita sudah membaik dibandingkan negara lain.

Ini memasuki topik pertama:

Tuesday, March 12, 2019

4 Pelajaran dari Konflik Singkat India-Pakistan Februari-2019


Walaupun situasi di Kashmir masih tegang, konflik skirmish udara antara India- Pakistan, yang dimulai 27-Februari-2019, dengan pemboman Mirage 2000 IAF masuk ke wilayah Pakistan ini boleh dinyatakan sudah berakhir. Konflik ini sendiri boleh dibilang sudah berhasil seri. Semua berakhir tanpa ada hasil strategis yang konklusif, dan sekarang....

... kedua negara sudah sepakat untuk melakukan de-eskalasi dari konflik. Sebagai uluran tangan untuk berdamai, Pakistan juga langsung menawarkan pengembalian pilot India, Abhinandan Varthaman, dari MiG-21bison yang tertembak jatuh, kurang dari 24 jam setelah tertangkap tentara Pakistan. Pilot Varthaman kemudian disambut sebagai pahlawan di India

Artikel ini tidak akan membahas pesawat tempur mana, atau siapa yang lebih unggul, atau siapa yang lebih hebat; tetapi pelajaran apa saja yang dapat dilihat dari confoh konflik modern Abad ke-21 ini.


Saturday, February 16, 2019

News Update Awal 2019 Update 1.2

News Update.
Berita masa kini akan selalu menambah pengetahuan, dan memperluas wawasan, khususnya dalam bidang pertahanan! 

Mari belajar mempersenjatai diri, agar tidak lagi mudah terpengaruh iklan-iklan hoax dari para Agen Sales Alutsista, yang hanya mengutamakan penjualan produk atasan mereka, daripada kepentingan Nasional.

Sudah saatnya belajar berpikir lebih kritis, dan tidak lagi terus terpaku pada konsep-konsep pemikiran masa lalu!.


Thursday, January 24, 2019

Membangun Sistem Pertahanan untuk Negara Kepulauan


Gambar dari Wikipedia di atas melukiskan rencana operasi militer Sekutu terbesar dalam Perang Dunia II, yang dijadwalkan pada November-1945: Operation Downfall, untuk menaklukan kepulauan Jepang. 

Kenapa sekutu tidak pernah perlu menyerang kepulauan Jepang?

Kenapa Jepang bisa menyerah pada tanggal 14-Agustus-1945?

Apakah karena semata bom nuklir sudah dijatuhkan di Hiroshima, dan Nagasaki, sedangkan Uni Soviet baru saja membuka front baru di Manchuria?

Sudah saatnya kita membuka kembali lembaran sejarah, dan melihat bagaimana pengalaman Jepang ini sudah seharusnya menjadi dasar pembangunan sistem pertahanan di Indonesia.


Saturday, December 1, 2018

Pelajaran yang salah dari Embargo 1999 - 2005


Dalam acara IndoDefence 2018, interview dengan Christopher F Foss, korespondensi Jane's Land Warfare, menggarisbawahi salah satu fokus utama akuisisi militer Indonesia, khususnya dalam TNI-AU.

DIVERSIFIKASI Timur dan Barat adalah salah satu titik fokus utama akuisisi alutsista. 

".... AS mengembargo Indonesia sampai tahun 2005, karena itu ada kebutuhan untuk melakukan diversifikasi supplier, agar tidak tergantung kepada hanya supplier dari satu negara saja."

Sayangnya, ini adalah pandangan yang keliru.

Hal ini justru menunjukan kalau kita belum belajar dari pengalaman pernah terkena embargo militer, yang sebenarnya sudah terjadi beberapa kali sepanjang sejarah Indonesia.

Friday, November 9, 2018

Electronic Warfare

Pylon Testing Gripen 39-8  Gambar: Saab

Apakah pengertian Electronic Warfare?

Seberapakah pentingnya Electronic Warfare? 

Apakah kemampuan Electronic Warfare pernah menjadi kriteria perhitungan dalam memilih alutsista yang ideal, dengan anggaran pertahanan kita yang terbatas?

Ataukah selama ini memang kita sudah begitu dibutakan hanya melihat "membutuhkan jumlah", tanpa pernah perlu perhitungan lain?

Apakah para agen sales alutsista, yang biasanya selalu lebih memprioritaskan menutup kontrak secepat mungkin tanpa merasa perlu bahkan memperhitungkan faktor resiko penggunaan, ataupun kebutuhan negara, pernah memperhitungkan kemampuan Electronic Warfare?

Artikel ini adalah bagian pertama dari lima keunggulan utama Gripen, yang adalah satu-satunya pesawat tempur yang dapat memenuhi kebutuhan Nasional di masa depan. Semua keunggulan yang tidak akan pernah bisa didapat dari barang-barang versi export downgrade, seperti IF-X, F-16V, dan tentu saja barang favorit para agen sales.